PROPIL KEADAAN YAYASAN DAN MADRASAH
BIOGRAFI DAN
SEJARAH YAYASAN K.H. MUSTHOFA SEMPUR
Pada abad ke 19 Kampung Sempur berdiri sebuah
Pesantren yang dipimpin oleh seorang Ulama yang bernama K.H. Musthofa dan
Istrinya bernama Hj.Aisah. K.H. musthofa anak dari K.H. Salman.
Beliau mempunyai
anak 5 orang, 3 orang laki – laki dan 2
orang perempuan masing – masing namanya 1. H. Bakri, 2. H. Muhtar, 3. H.
Pahrudin , 4. Hj. Aminah dan 5. Hj. Aisyah.
Kesemua putra
putri beliau tidak pernah disekolahkan di Pendidikan Umum, akan tetapi dididik
dan diajar mendalami Ilmu agama islam di Pesantren.
Setelah anak
lelaki yang ke 3 itu dewasa dipesantrenkan didaerah Cianjur, untuk mendalami
ilmu Agama Islam sebagai penerus jejak langkah K.H. musthofa untuk menjadi
ulama.
Pondok Pesantren
Sempur pada waktu itu selain dikunjungi oleh santri dari sekitar kampung sempur
juga dikunjungi oleh santri dari daerah lain diantaranya dari Bogor, Banten dan
Karawang.
Yang dari daerah
Bogor diantaranya H. Hotib, Aki Aman, Aki Soleh, H. Saian, H. Sanusi dan Bapak
Ajum. Dari Banten diantaranya H. Nasir, santri K.H. Musthofa ada yang menetap
bahkan menikah dengan orang kampung sempur dan sekitarnya serta mempunyai
keturunan yang sekarang masih menetap di Desa Cipurut.
Setelah Pondok
Pesantren Sempur berjalan berpuluh – puluh tahun maka pada tahun 1917 akhirnya
K.H. Musthofa pulang kerahmatulloh ( meninggal dunia ) dengan meninggalkan
santri dan Pondok Pesantren yang akan diteruskan oleh generasi penerusnya.
Kemudian Pondok
Pesantren diteruskan oleh anak – anaknya yaitu K.H. Bakri, K.H. Muhtar, K.H.
Pahrudin dan matunya yaitu K.H.Hotib. Sekitar pada tahun 1933 berdirilah
Madrasah Diniyah yang diberi nama Madrasah Diniyah Darul Falah, diantara guru
yang mengjara pertama. K.H.Badrudin, H. Muhtar, M.U. Sadudin, M.E.Salimudin dan
M. Afandi.
Pada waktu guru
– guru mengajar ( sebagai ustadnya ) cucu dari K.H. Musthofa, pada waktu itu
istri K.H. Musthofa H. Aisah mewakapkan tanah sawah imbalan kepada setiap yang
mengajar di Madrasah Diniyah Darul Falah perorang seluas 25 are, jadi 5 orang
semuanya berjumlah 125 are yang sekarang sawah tersebut sebagai wakap Yayasan.
Setelah guru –
gurunya silih berganti, diantaranya yang pernah mengajar dimadrasah Darul Falah
itu ialah : M. Sayuthi, M. Didim Damiri, U. Supandi, A. Matin, U. Najmudin, D.
Hidayat, . Sukari dan M. Pahruroji.
Pada waktu
berjalan Pendidikan Madrasah Diniyah Darul Falah guru – gurunya banyak yang
berhent, maka terjadilah masa transisi, Alhamdulillah Madrasah Darul Falah
tidak pernah bubar.
Pada tahun 1968
berdirilah dikampung sempur sebuah sekolah Menengah yang diberi nama PGAP 4
tahun dengan Kepala Sekolah Drs. H.
Dadang Syafruddin yang kelanjutannya menjadi Madrasah Tsanawiyah sampai
sekarang maka pada tahun 1970 berdiri Madrasah Ibtidaiyyah dengan Kepala
Sekolah Bapak Didim Damiri dan pada tahun 1985 berdiri madrasah Madrasah Aliyah
dengan Kepala Madrasah Drs. H.A.Basyuni Bunyamin.
Sejalan
Pendidikan dikampung Sempur mencatat pada tahun 1973 berdirilah sebuah Yayasan
Pendidikan Islam Al Musthofa dengan Akte Notaris Ibrahim Basya No. 3 tahun 1973
dan diresmikan pada tanggal 4 Agustus 1973 dengan pendiri sebagai berikut :
1.
K.H. BADRUDIN
2.
H. JAMALUDIN AFGANI
3.
MAMI HAMAMI
4.
Drs. ASEP SUHERMAN
5.
Drs. H. DADANG SYAFRUDDIN
Pendidikan yang
diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Islam Al Musthofa diantaranya :
1.
TKA,TPA Dan TQA
2.
MADRASAH DINIYAH
3.
MADRASAH IBTIDAIYAH
4.
MADRASAH TSANAWIYAH
5.
MADRASAH ALIYAH
6.
SMK AL MUSTHOFA
7.
PONDOK PESANTREN
8.
MAJLIS TA’LIM IBU – IBU Dan BAPAK – BAPAK
0 komentar:
Posting Komentar